PELATIHAN DESAIN PRODUK


Dunia industri sedang menggeliat, seiring dengan semakin majunya teknologi dan semakin berkembangnya ide-ide yang ditujukan untuk memudahkan hidup manusia. Dan segala teknologi yang tercipta tersebut membutuhkan suatu desain yang simpel, menarik, dan efektif.

Karena itulah LPKTA FT UGM mengadakan pelatihan desain produk. Pelatihan ini bersifat internal untuk para anggota LPKTA FT UGM yang di bagi menjadi 3 sesi selama 3 hari yaitu pada tanggal 28-29 April dan 5 Mei 2012. Pemateri dan trainernya adalah Dosen JTMI UGM, Ir. Alva Edy Tontowi, M.Sc., Ph.D beserta asisten laboratorium dan asisten dosen dari Jurusan Teknik Mesin dan Industri UGM.

Sesi pertama yaitu hari Sabtu 28 April 2012 diisi oleh Pak Alva sebagai pembuka dan memberikan materi tentang “Product Design – from Concept to Market”. Pada materi tersebut dijelaskan bagaimana suatu produk dilahirkan dari sebuah konsep inovasi maupun kreativitas menjadi suatu produk nyata yang dipasarkan. Sebuah proses yang membutuhkan waktu mulai dari tahap research di laboratorium kemudian melakukan publikasi dari hasil riset dilanjutkan dengan membuat prototype dan mendapat kan patent dari produk tersebut. Setelah mendapatkan patent, kita dapat membuat business plan dan masuk ketahap produksi untuk di jual di market dan pastinya pada suatu saat produk kita tersebut akan menurun peminatnya, mungkin disebabkan oleh competitor lain yang memiliki produk dengan fitur yang mungkin pada produk kita tidak ada. Maka dari itu diperlukan suatu inovasi dan kreatifitas baru yang akan melahirkan riset baru juga. Sebuah produk juga harus memperhatikan 2 sisi utama yaitu dari konsumen itu sendiri dan dari teknologi yang akan diaplikasikan sesuai kebutuhan.  Secara ringkas siklus ini dapat di gambarkan sebagai berikut :

Courtesy  : Desain Produk –from concept to market by DR.Alfa E.T

Setelah materi dari Pak Alfa, kemudian dilanjutkan oleh materi dari aslab dan asdos JTMI UGM yaitu bagaimana langkah-langkah yang benar dalam men-develop suatu produk mulai dari membuat pernyataan misi, uraian produk, sasaran bisnis utama, pasar utama, pasar sekunder, asumsi  dan batasan, stakeholder hingga membuat konsep screening yaitu membandingkan positif negative dari produk kita tersebut menggunakan beberapa alternative pilihan dalam membuat produk yang diinginkan. Setelah menjelaskan banyak materi pada hari pertama, peserta kemudian diminta n membuat grup dan mendiskusikan produk apa kira-kira yang ingin dibuat dengan menggunakan pemodelan berupa plastisin. Kemudian hasil diskusi dan brain storming grup-grup tersebut di presentasikan model dan konsep produknya yaitu pernyataan misi, konsep screening dan lain-lain. Hari pertama ditutup dengan evaluasi dari asisten dan menjelaskan kelengkapan untuk sesi kedua di hari berikutnya.

Sesi ke-2, Minggu 29 April 2012 workshop internal desain produk LPKTA ini menekankan pada pemodelan sebuah produk yaitu menggunakan software Autodesk® Inventor®. Para peserta mendengar penjelasan dari para asisten mengenai cara menggunakan software ini, menggunakan perintah-perintah yang terdapat dalam software ini beserta fungsinya. Contohnya saja, peserta diajarkan bagaimana membuat sebuah gelas botol sederhana, yaitu dari awal membuat sketch-nya terlebih dahulu, bagaimana membuat plane baru, offset, dll lalu masuk ke bagian 3D nya dan juga bagaimana membuat ke tahap assembly yaitu menggabungkan part-part dari produk kita untuk dijadikan produk yang utuh. Dalam contoh ini yaitu bagaimana membuat gelas botol tersebut disatukan dengan tutupnya. Tahap demi tahap para peserta diajarkan untuk membuat suatu pemodelan yang menarik dan tentunya memperhatikan prinsip-prinsip yang telah didapatkan pada sesi sebelumnya. Seperti jika ada bagian-bagian tajam pada pemodelan tersebut, ada baiknya jika di-fillet demi menciptakan suatu produk yang aman dan para pengguna nantinya nyaman memakai produk yang kita buat. Setelah sekian banyak materi yang diberikan, para peserta dipersilahkan latihan untuk membuat produk yang diinginkan sambil menikmati snack yang telah disediakan panitia. Sesi ke dua ini ditutup dengan evaluasi kembali serta penugasan dalam grup yaitu membuat pemodelan menggunakan Inventor serta membuat konsep produk nya.

Sesi ke-3, Sabtu 5 Mei 2012 adalah sesi terakhir dari workshop internal desain produk LPKTA. Para peserta kembali mendengarkan tambahan penjelasan dari asisten mengenai penggunaan inventor studio. Kemudian peserta kembali mengerjakan pemodelan produk sesuai yang mereka inginkan dan mempresentasikan nya. Para peserta yang hadir terbagi dalam 3 grup dengan masing-masing produk yaitu meja multifungsi yang bisa diatur ketinggian dan kemiringannya, alat penggulung (roll) kabel otomatis, dan alat pembantu dalam membaca buku dengan satu tangan. Ketiga produk tersebut adalah hasil karya kreativitas dan inovasi dari para peserta selama mengikuti workshop ini. Di harapkan para peserta dapat mengembangkan lagi ide-ide mereka dan menuangkan nya dalam bentuk pemodelan. Workshop ini juga bertujuan untuk pembekalan para peserta yang ingin mengikuti kontes Black Innovation Award.